Berikut ciri-ciri master rem mobil rusak yang perlu Anda pahami dengan baik. 1. Rem Mobil Terasa Tidak Responsif. Salah satu tanda utama master rem mobil rusak adalah ketika rem Anda tidak merespons dengan baik. Sistem rem yang baik harusnya bisa langsung membuat mobil berhenti atau melambat sesuai kebutuhan. Ini yang aka terjadi jika minyak rem di mobil bekas ada kandungan airnya. Yap, minyak rem seiring waktu akan mengalami penurunan performa. Minyak rem juga perlu diganti secara berkala sama seperti oli mesin. Jadwal penggantian minyak rem mobil sekitar 40.000 km atau 2 tahun. Ketika minyak rem mendidih akan menghasilkan uap air yang bisa menyebabkan rem blong. Kondisi seperti inilah yang disebut dengan vapor lock. Untuk mencegahnya, kita perlu melakukan penggantian minyak rem secara berkala di setiap 40.000 km. Setiap kelipatan 40.000 km, minyak rem wajib dicek dan diganti. Jika tidak diganti, risiko munculnya uap Anda pun bisa mencatat angka yang ditunjukkan guna memastikan ciri kompresi mesin motor bocor. Semakin besar angkanya, maka semakin baik. Pasalnya, besaran angka memperlihatkan motor mampu menghasilkan tenaga besar dan komponennya rapat. Angka ini bisa Anda jadikan sebagai patokan dalam pengecekan kondisi part yang ada di silinder mesin. Selain itu minyak rem juga bertugas menjaga suhu panas yang timbul dari gesekan antara kampas rem dan cakram. Kalau kondisi minyak rem sudah tidak layak, maka titik didihnya akan menurun sehingga berpotensi menimbulkan gelembung-gelembung udara di dalam selang rem. Gelembung udara ini akan menimbulkan angin palsu yang terperangkap di sistem Jaga kebersihan rem mobil. Poin yang ini bisa kamu lakukan sekalian dengan mencuci mobil. Jaga kebersihan mobil pada bagian-bagian yang sekiranya bersinggungan dengan komponen rem mobil, seperti roda (ban dan velg), cakram, dudukan rem dan lainnya. Penumpukan kotoran berlebih pada bagian-bagian tersebut akan mengganggu kerja rem mobil. .

ciri ciri minyak rem mobil bocor