Aktivitasyang dapat dilakukan di Alun-alun Kidul Yogyakarta sangat beragam, akan tetapi aktivitas yang paling populer adalah tradisi Masangin. Hubungan baik ini semakin renggang dari hari ke hari, aku mulai meragukan kesabaran dan ketaatanku pada diri sendiri. Harapku cukup hanya satu kali senja saja, jangan ada kali kedua, apaan sih Bacajuga wisata malam jogja di alun alun kidul. Bangunan Kompleks Istana Air Taman Sari pada awalnya memiliki luas 10 hektar yang terdiri dari kompleks taman, kolam pemandian Umbul Binangun, Buka Setiap Hari. Start Delivery : 06.00 – 21.00 WIB. Jam Buka : 05.30 – 23.00 WIB. Jakarta-. Salah satu dari dua pohon beringin kembar yang ada di alun-alun kidul (alun-alun selatan) Yogyakarta, terbakar. Percaya tak percaya, sepasang pohon tersebut, selama ini SelainMalioboro, kawasan Alun-Alun Kidul merupakan salah satu spot kuliner malam di Jogja yang cukup ramai dikunjungi wisatawan, baik warga lokal maupun pendatang. Mulai dari sore hari hingga tengah malam, ada banyak sekali pedagang kaki lima berjualan sepanjang pinggir jalan yang mengelilingi alun-alun. PaketWisata Jogja 2 Hari 1 Malam ⏩ Murah Update Harga Terbaru Juli 2022 ⏩ Agen Tour n Travel Professional Terpercaya Berpengalaman. Loncat ke konten. MENU ⏩ Alun-alun Kidul: ⏩ Lava Tour Jeep Merapi: ⏩ Taman Sari: ⏩ Stonehenge: ⏩ Waduk Sermo: ⏩ Rafting Kali Elo: ⏩ Pule Payung: ⏩ Candi Borobudur: Harga: Alunalun kidul merupakan tempat keramaian publik terutama di malam hari. Sangat padat saat malam libur. Alun-alun Kidul, atau alun-alun selatan, terletak di selatan Keraton Yogyakarta. Merupakan halaman selatan Keraton yang digunakan untuk macam-macam keperluan Raja Yogyakarta dan keluarganya. . – Cerita hari pertama liburan ke Jogja bersama keluarga ala backpacker, jalan-jalan keliling ke Keraton Yogyakarta sampai Alun-alun Kidul Jogja. Tidak ada Indomaret dan Alfamart. Kami sampai di Pondok 71 Jogja pukul 3 sore kurang. Setelah itu istirahat sebentar, makan sore, lalu jalan-jalan malam harinya. Alasan kami menginap di sini tentu saja karena ingin liburan murah di Jogja ala backpacker sehingga pesan penginapan yang murah saja. Waktu itu belum kenal sama aplikasi pemesanan hotel, jadinya pesan masih manual. Kamar Pondok 71 Jogja Yang Penuh Nyamuk Sebelum jalan-jalan, mengingat kamar yang kami dapat begitu banyak nyamuknya, maka terpaksa kami sibuk membasmi nyamuk. Setelah itu, baru kami beres-beres dan mandi. Segar sekali rasanya mandi setelah perjalanan yang cukup jauh. Setidaknya mandi dapat membuat badan menjadi lebih segar. Makan Di Kaki Lima Jogja Pukul 5 sore, perut kami pun mulai keroncongan. Sambil jalan-jalan sore menikmati Kota Jogja, kami jalan kaki ke arah timur, sambil mencari warung makan yang buka. Belum jalan terlalu jauh, kami lihat ada tenda-tenda warung makan yang buka. Kami menuju tenda seafood kaki lima yang terlihat sudah mulai buka. Sebenarnya, kami datang kepagian, si penjual belum siap sepenuhnya melayani pembeli, karena masih menata dagangan dan tenda. Berhubung perut sudah benar-benar lapar, kami pun bersedia menanti. Eee, gak taunya ternyata lama juga nunggunya. Lebih dari 10 menit menunggu, dan akhirnya datanglah makanan yang kami pesan. Setelah perut kenyang, kami kembali ke penginapan. Rasa capek belum sepenuhnya hilang. Dan kami pun duduk-duduk istirahat sambil menunggu adzan Maghrib. Nikmati juga Makanan Khas Jogja. Jalan Keliling Kompleks Keraton Hingga Alun-alun Kidul Jogja Kami adalah orang asing, yang tidak tahu Jogja. Ketidaktahuan inilah yang membuat kami agak malu juga kalau mengingat ingat kenangan hari pertama di Jogja bersama Mama dan Alya. Jalan-jalan kayak orang hilang dari keraton sampai alun-alun kidul Jogja. Jalan kaki Selepas magrib, kami memutuskan untuk jalan-jalan. Kami pun keluar dari penginapan, lalu menyeberang jalan, dan selanjutnya jalan ke kiri menuju Pojok Benteng Barat. Sebelum Benteng, kami jumpai ada jalan ke kanan, yang ternyata jalan menuju komplek keraton. Kami pun jalan kaki ke sana, berharap dapat menemukan Indomaret atau minimarket lainnya. Suasana sepi Ternyata jalanan di situ sangatlah sepi, tidak ada orang yang nongkrong di depan rumah. Padahal rumah berderet-deret. Tidak ada pula orang yang jalan kaki. Jadilah kami adalah satu-satunya orang yang jalan kaki di daerah situ. Sesuatu yang sangat ganjil. Benar-benar tidak ada orang yang jalan kaki seperti kami. Kami seperti orang aneh, yang malam-malam jalan kaki di daerah situ. Namun, kami tetap jalan ke depan, melihat kanan kiri siapa tahu kami temukan minimarket. Dan hasilnya nihil. Sama sekali tidak ada. Warung pun jarang kami jumpai. Makan Di Warung Angkringan Keraton Setelah jalan lumayan jauh, kami memutuskan untuk berhenti di warung angkringan. Memesan jahe susu dan gorengan untuk menghangatkan badan. Gak ada Indomaret dan Alfamart di Kompleks Keraton Jogja Indomaret, ilustrasi Sambil medang, kami ngobrol ngobrol dengan pemilik warung. “Bu, di sini kok gak ada Indomaret ya” Tanyaku membuka pembicaraan. “Oiya mas, di daerah keraton ini memang gak boleh ada minimarket. Di sini cuma boleh ada warung-warung dan juga pasar, yang letaknya tidak jauh dari sini”. Baru ngeh saya. Mau jalan sejauh apa pun tidak akan saya jumpai Indomaret di sini. Ini adalah daerah steril dari minimarket, dengan tujuan untuk melindungi pasar tradisional. Biasanya, di tempat lain, beberapa meter saja sudah dijumpai banyak minimarket. Jalan kaki = kurang kerjaan Saya pun mengajukan pertanyaan lainnya. “Kok gak ada orang jalan kaki di sini ya bu” “Iya mas, gak ada. Kurang kerjaan amat kalau ada orang jalan-jalan di sini”. Hahaha. Saya pun benar benar malu. Kami ini ternyata orang kurang kerjaan. Selepas ngangetin badan, kami pun kembali berjalan, melewati pasar tradisional yang tadi disebutkan oleh ibu penjual warung, dan jalan lagi menuju arah Alun-alun Kidul. Dan yah, memang benar-benar kurang kerjaan, jalan-jalan di daerah ini. Kami betul betul satu-satunya orang yang jalan kaki. Duh, malu bener, kayak orang hilang. Hmmm, gak lagi-lagi deh jalan kaki di daerah keraton ini. Keramaian Alun-alun Kidul Jogja Di Malam Hari, Asyik Buat Bermain Anak Sudah kepalang tanggung, dan kami sudah jalan jauh pula, kami pun terus melanjutkan perjalanan. Sambil jalan, kami lihat papan penunjuk jalan, dan kami lihat ada penunjuk jalan menuju Alun-Alun Kidul, tertulis cuma beberapa ratus meter saja. Akhirnya kami mengikuti penunjuk jalan itu, masih seperti orang aneh, berjalan sendirian, tanpa ada orang lain yang jalan kaki. Sekitar beberapa menit, kami lihat ada keramaian. Kami pun mendekat dan ternyata itu adalah Alun-alun kidul Jogja, yang sungguh ramai pengunjung. Terlihat mobil-mobilan andong dengan lampu warna-warni yang disewakan untuk pengunjung. Melihat sesuatu yang mencolok itu, Alya langsung minta naik. Kami menyewa sebuah andong, kami gowes keliling Alun-alun. Sepanjang perjalanan Alya terlihat ceria sekali sambil bernyanyi-nyanyi. Kami berjalan mengelilingi alun-alun, yang ternyata cukup macet juga, mengingat banyak mobil dan motor yang melintas. Kami kemudian jalan pelan-pelan sambil menikmati malam Kota Jogja. Keramaian tidak hanya di pinggiran, di tengah lapangan pun terlihat para penjual dan pengunjung yang memadati alun-alun. Sesuatu yang belum pernah saya jumpai di Lampung. Setelah cukup lama menikmati keramaian Alun-alun Jogja, kami memutuskan pulang. Kami menyewa becak untuk mengantarkan kami menuju Pondok 71, dengan tarif cukup 15ribu saja. Untuk jalan kaki, kami sudah tidak sanggup lagi. Abang tukang becak mengantarkan kami melalui jalan yang bukan kami lalui tadi, dan sampailah kami di penginapan. Kami pun tertidur dalam kecapekan, mengumpulkan tenaga untuk jalan-jalan di hari kedua di Jogja, Keliling Malioboro, Candi Prambanan, dan Candi Sewu. Selain Malioboro, Alun-Alun Kidul menjadi salah satu tujuan wisata bagi yang mengunjungi Yogyakarta. Sejumlah mitos yang beredar seputar dua beringin besar di tengah alun-alun membuat wisatawan penasaran untuk menjajal berjalan di area Alun-Alun Kidul dibangun sebagai tempat latihan ketangkasan bagi prajurit Keraton Yogyakarta. Nah, bagi kamu yang tertarik ingin menantang diri berjalan di Alun-Alun Kidul, simak informasi lokasi hingga tips wisatanya berikut Lokasi, jam buka, harga tiketAlkid atau Alun-alun Kidul Lokasi Jalan Alun Alun Kidul, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa YogyakartaJam operasional Senin sampai Minggu, buka 24 jamHarga tiket masuk gratisHarga tiket parkir untuk motor dan untuk mobilSewa penutup mata untuk jalan untuk sekali jalan2. Rute menuju Alun-Alun seluas 150×150 meter ini sangat dekat dengan Titik Nol Kilometer, hanya membutuhkan waktu 6 menit menggunakan kendaraan pribadi. Baik yang berasal dari arah barat, utara, maupun timur Titik Nol Kilometer, ambil arah selatan dan masuk ke Jalan kiri ke Jalan Alun-Alun Utara dan ikuti jalur sampai berada di Jalan Wijilan dan Jalan Gamelan. Kamu akan masuk ke area Alun-Alun Kidul lewat Jalan Langenastran Jalan Langenastran Lor, ada empat bukaan lain sebagai jalan keluar dan masuk yaitu Jl. Langenastran Kidul, Jl. Langenastran Lor, Jl. Ngadisuryan, Jl. Patehan Lor, dan Jl. Gading. Kamu dapat membedakan Alun-Alun Kidul dengan Alun-Alun Lor jika melihat ke tengah lapangan untuk mencari keberadaan dua beringin. Baca Juga 7 Angkringan di Nganjuk, Nongkrong Sepuasnya Harga Kaki Lima 3. Mitos beringin kembarAlun-alun Kidul, Yogyakarta rahasia lagi kalau beringin kembar yang tumbuh ratusan tahun di alun-alun satu ini menyimpan mitos yang melegenda. Konon katanya, sepasang pohon beringin tersebut merupakan pintu gerbang Ratu Laut apabila ada yang berhasil melewatinya dengan mata tertutup atau disebut dengan masangin, maka akan mendapatkan berkah. Masangin pun menjadi tradisi bagi abdi dalem atau keluarga Keraton Yogyakarta yang dilakukan dengan puasa semalam pada malam satu suro, sembari mengitari Keraton Yogyakarta hingga Aktivitas seru di Alun-Alun JogjaAlun Alun Kidul Yogyakarta Alun-Alun Kidul menjadi sangat ramai menjelang malam hari. Ada banyak hal seru yang bisa kamu lakukan untuk menghabiskan waktu lapangan luas ini, di antaranya Masangin atau masuk dua beringin, yaitu berjalan dari ujung alun-alun sampai melewati pohon beringin kembar dengan mata yang ditutup kain. Meski tampak mudah, namun banyak peserta yang memerlukan beberapa kali percobaan sampai berhasil, lho. Dari mitos yang dipercaya masyarakat, hanya orang berhati bersih saja yang mampu menyelesaikan tantangan tersebut. Bermain lampion berjalan Berburu jajanan kaki lima seperti jagung bakar, otak-otak, tempura, bakmi jawa, dan oseng mercon Menikmati hangat dan segarnya wedang ronde Naik becak mini atau andong mini Melukis Piknik dengan bekal sendiri 5. Tips wisata yang perlu diperhatikanAlun-alun kidul Yogyakarta IDN Times/Nindias KhalikaTips penting untuk kamu yang akan mengunjungi alun-alun ini adalah datang saat malam hari. Kamu dapat melihat keindahan kerlap-kerlip lampu sepeda hias atau odong-odong yang didekor cantik. Pastikan untuk mengenakan pakaian hangat dan membawa payung, ketinggalan pula smartphone atau kamera digital yang sudah terisi daya penuh agar dapat berfoto ria. Ingat selalu untuk menjaga kebersihan sekitar dan membuang sampah bawaanmu di tempatnya, kapan kamu berencana jalan di Alun-Alun Kidul bersama orangtersayang? Jelajahi keindahan Kota Pelajar dari setiap sudutnya, yuk! Baca Juga Jogja National Museum Lokasi, Rute, Harga Tiket dan Tips Wisata Nikmati keindahan kota Yogyakarta di malam hari dengan kunjungi destinasi objek wisata malam di Jogja favorti berikutTempat Wisata Malam di Yogyakarta - Jogja atau Yogyakarta adalah kota yang tak pernah tidur. Mulai dari pagi hingga malam, ada saja tempat yang bisa dikunjungi. Bagi kamu yang ingin menikmati suasana kota ini dari sudut pandang berbeda, wisata malam Jogja dapat menjadi kota atau mengunjungi tempat-tempat wisata di Jogja pada malam hari akan memberikan pengalaman berbeda. Kamu bisa melihat dan menikmati sisi lain kota ini yang tak kalah jika kamu sedang menyusun itinerary liburan ke Jogja, jangan lupa memasukkan salah satu tempatwisata malam Jogja berikut ke daftar destinasi Wisata Malam di Yogyakarta1. MalioboroMalioboro Sumber gambar Tribun JogjaSiapa sih yang tidak kenal dengan Malioboro, tempat wisata romantis di Jogja malam hari? Kawasan yang berada di pusat kota ini menjadi destinasi wisata utama para wisatawan yang datang ke Jogja, baik lokal maupun bawah cahaya lampu jalan Malioboro, kamu bisa menikmati suasana malam yang romantis. Deretan bangku yang berjejer di sepanjang trotoar ditujukan bagi yang ingin kendaraan bermotor tidak boleh melintas di sepanjang Jalan Malioboro pada malam hari. Kondisi ini membuat para pengunjung lebih leluasa menikmati suasana Jogja dengan & Penginapan Terbaik di MalioboroTemukan lebih banyak pilihan hotel dan penginapan di Malioboro untuk berwisata malam hari di Jogja dengan penawaran harga terbaik di Traveloka2. Bukit BintangBukit Bintang Sumber gambar TempoJika kamu ingin melihat keindahan Jogja pada malam hari, Bukit Bintang adalah tempat yang wajib dituju. Destinasi ini terletak di perbatasan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Bintang terletak di ketinggian 150 meter dari permukaan laut. Untuk mencapai lokasi ini, kamu harus menempuh jalanan menanjak dari arah Piyungan. Wisatawan perlu berhati-hati karena jalur ini merupakan jalur antar kabupaten yang Bintang menyajikan keindahan panorama alam yang tak terlukiskan. Pada malam hari, suasana akan semakin cantik ketika lampu-lampu jalanan dan lampu rumah penduduk telah bersantai, kamu pun bisa menikmati sajian jagung bakar sambil menyeruput secangkir teh hangat. Jangan lupa untuk mengenakan pakaian yang tebal karena suhu udara di tempat ini cukup & Penginapan Terbaik dekat Bukit BintangTemukan lebih banyak pilihan hotel dan penginapan di Bukit Bintang untuk berwisata malam hari di Jogja dengan penawaran harga terbaik di Traveloka3. Alun-Alun KidulAlun-Alun Kidul Sumber gambar Tribun JogjaSaat berlibur ke Jogja, kamu wajib berkunjung ke Alun-Alun Kidul. Destinasi ini terletak di pusat kota sehingga mudah diakses. Alun-Alun Kidul adalah lapangan luas yang ditumbuhi oleh dua pohon beringin pengunjung yang datang ke tempat ini biasanya melakukan Tradisi Masangin. Sambil menutup mata dengan kain hitam, mereka diminta untuk berjalan melewati sela antara pohon itu, para pengunjung juga bisa seru-seruan dengan menaiki kendaraan unik yang dilengkapi lampu warna-warni. Kendaraan ini hanya bisa bergerak dengan dikayuh. Tiap kendaraan bisa diisi oleh dua atau empat sekadar menikmati suasana dan mencoba kuliner khas, kamu bisa lesehan di tikar yang telah disediakan. Ada wedang ronde, sate, bakso, dan makanan lain yang bisa & Penginapan Terbaik di Alun-Alun KidulTemukan lebih banyak pilihan hotel dan penginapan di Alun-Alun Kidul untuk berwisata malam hari di Jogja dengan penawaran harga terbaik di Traveloka4. Tugu JogjaTugu Jogja Sumber gambar UnsplashTidak afdal rasanya berkunjung ke Jogja tanpa melihat Tugu Jogja, wisata malam Jogja 24 jam. Tugu Jogja adalah bangunan setinggi 10 meter yang terletak di perempatan ramai. Tugu ini tampak sederhana dengan warna putih dan sentuhan menyimpan sejarah yang sangat panjang, Tugu Jogja wajib dikunjungi. Pada malam hari, suasana di sekitar Tugu terasa lebih eksotis. Kamu bisa bersantai di kafe-kafe yang ada di sekitarnya sambil melihat lalu lalang & Penginapan Terbaik dekat Tugu JogjaTemukan lebih banyak pilihan hotel dan penginapan terbaik di dekat Tugu Jogja di Traveloka!5. Taman PelangiTaman Pelangi Sumber gambar Tribunnews WikiMelipir ke Jalan Ring Road Utara, kamu dapat mengunjungi tempat wisata malam Jogja selanjutnya ini, yaitu Taman Pelangi. Tempat wisata malam Jogja ini berada dalam kawasan Monumen Jogja Kembali Monjali yang sangat mudah diakses. Seperti namanya, Taman Pelangi menampilkan suasana yang sangat indah pada malam hari karena warna-warni pelangi dari banyak yang ada di Taman Pelangi cukup unik. Bentuknya bermacam-macam, mulai dari bunga, tokoh kartun, hingga tokoh pewayangan. Semakin malam, suasana di taman ini akan semakin terlihat meriah karena lampu-lampu tersebut. Bukan hanya itu, kamu juga bisa sekaligus berwisata kuliner sambil menikmati suasana saat berkunjung ke tempat wisata malam di Yogyakarta satu Sendratari RamayanaSendratari Ramayana Sumber gambar TravelokaSalah satu tempat wisata yang bisa dikunjungi pada malam hari adalah Panggung Sendratari Ramayana. Tempat ini berada di dalam kawasan Candi Prambanan. Namun, kamu tidak akan mengunjungi candi seperti ini justru menyajikan pagelaran seni yaitu Sendratari Ramayana. Kisah yang diceritakan berasal dari cerita pewayangan yaitu kisah Rama dan dengan koreografi yang menawan dan dibawakan oleh ratusan penari, kamu tidak akan kecewa dengan pertunjukan tersebut. Serunya lagi, sambil menonton, kamu bisa menyaksikan kemegahan candi dari & Penginapan Terbaik dekat Candi PrambananTemukan lebih banyak pilihan hotel dan penginapan terbaik di dekat Candi Prambanan di Traveloka!7. Pantai ParangtritisPantai Parangtritis Sumber gambar Travel KompasTernyata Pantai Parangtritis tidak hanya menyenangkan untuk dikunjungi pada siang hari. Kamu juga bisa mengunjungi tempat wisata ini pada malam hari. Sambil mendengarkan suara ombak , kamu bisa menikmati kelezatan jagung bakar yang disajikan oleh para pedagang di sepanjang hal yang paling menakjubkan adalah keindahan langit yang dihiasi oleh bintang-bintang. Tanpa cahaya lampu, cahaya bintang terlihat lebih jelas. Inilah salah satu tempat wisata malam di Yogyakarta yang kadang-kadang & Penginapan Terbaik dekat Pantai ParangtritisTemukan lebih banyak pilihan hotel dan penginapan dekat Pantai Parangtritis untuk berwisata malam hari di Jogja dengan penawaran harga terbaik di Traveloka8. Kawasan KaliurangJika kamu sedang mencari alternatif tempat wisata yang bisa dikunjungi pada malam hari, ayo berlibur ke Kaliurang. Kawasan yang terletak di dekat Gunung Merapi ini memiliki keunikan satu kesan yang akan kamu rasakan ketika tiba di wisata malam Kaliurang adalah hawa yang sangat dingin. Namun, ada banyak tempat makan atau warung tenda di kawasan ini dan menyajikan minuman dan makanan terletak cukup jauh dari pusat kota, kamu bisa merencanakan untuk menginap di Kaliurang. Banyak villa yang bisa disewa dengan harga yang cukup terjangkau. Kamu pun bisa menikmati suasana Kaliurang dengan lebih & Penginapan Terbaik di KaliurangTemukan lebih banyak pilihan hotel dan penginapan dekat Pantai Parangtritis untuk berwisata malam hari di Jogja dengan penawaran harga terbaik di Traveloka9. Angkringan Joss Lik ManAngkringan Joss Lik Man Sumber gambar Detik TravelUntuk para pecinta kopi, jangan lupa untuk menyempatkan dirimu mampir ke Angkringan Joss Lik Man saat berlibur ke Jogja. Angkringan ini menyediakan minuman unik yang diberi nama Kopi Joss, yaitu kopi hitam yang dibubuhi oleh bara api. Harum aroma kopi akan berpadu dengan bau gosong yang sangat menggoda sehingga banyak yang menjadikan angkringan ini sebagai salah satu destinasi wisata malam wajib di hanya angkringan Lik Man, di sepanjang kawasan ini juga ada banyak angkringan lain yang menyediakan sajian seperti, seperti nasi kucing, susu jahe, aneka gorengan, aneka sate, dan sebagainya. Dekat dengan tempat wisata malam di Jogja lainnya seperti Malioboro, lokasinya sangat Tebing BreksiTebing Breksi Sumber gambar Native IndonesiaMeskipun dahulu belum dikenal sebagai destinasi wisata malam di Jogja, kini Tebing Breksi yang terkenal akan panorama eksotisnya juga tak kalah cantik untuk dikunjungi pada malam hari. Terlebih untuk kamu yang ingin menghindari panas terik matahari jika mengunjungi Tebing Breksi pada siang cahaya lampu-lampu yang indah, kawasan Tebing Breksi disulap menjadi sangat cantik dan romantis kala malam tiba. Tempat wisata malam di Yogyakarta satu ini juga menyajikan banyak sekali spot foto yang instagramable Pinus PenggerPinus Pengger Sumber gambar Travel KompasPinus Pengger adalah salah satu destinasi wisata baru di Jogja. Kamu bisa berkunjung ke tempat ini pada siang maupun malam hari. Jika memilih untuk datang pada malam hari, pengunjung disarankan untuk foto yang paling banyak disukai oleh wisatawan ketika berkunjung ke Pinus Pengger adalah tempat seperti sarang burung raksasa. Terletak di ketinggian, kamu bisa berfoto dengan latar belakang kota Jogja yang HeHa Sky ViewHeha Sky View Foto Instagram hehaskyviewHeHa Sky View adalah salah satu destinasi wisata baru yang berjarak tidak terlalu jauh dari Bukit Bintang. Tempat ini merupakan lokasi yang sangat ideal untuk menikmati pemandangan kota Jogja pada malam Sky View merupakan tempat wisata yang menyediakan banyak spot foto instagramable. Kamu bisa mencoba semuanya untuk mendapatkan hasil foto yang unik dan area yang sangat luas, kamu bisa leluasa menikmati suasana di HeHa Sky View. Ada pula restoran, kafe, dan gerai makanan yang menyajikan berbagai menu lezat dan menggugah Obelix HillSalah satu tempat wisata yang bisa kamu kunjungi pada malam hari adalah Obelix Hill. Seperti destinasi lain yang terletak di ketinggian, kamu dapat menikmati keindahan kota Jogja pada malam hari dari Hill tak kalah memesona dari HeHa Sky View. Spot foto yang tersedia juga unik dan membuat penasaran. Waktu yang paling tepat untuk berkunjung ke sini adalah pada sore hingga malam yang tersedia di Obelix Hill cukup lengkap. Tempat ini sangat cocok bagi kamu yang ingin menikmati dinner romantis. Namun, karena lokasinya yang cukup jauh dari pusat kota, kamu sebaiknya menggunakan kendaraan Seribu Batu Songgo LangitJangan lewatkan keindahan destinasi wisata malam Bantul yang satu ini. Nama tempatnya adalah Seribu Batu Songgo Langit. Ini adalah tempat rekreasi outdoor yang menawarkan suasana alam malam hari, pemandangan di Seribu Batu Songgo Langit akan sangat berkesan. Dihiasi oleh lampu-lampu yang cantik, hasil foto yang kamu dapatkan akan semakin beberapa destinasi wisata malam Jogja yang wajib dikunjungi. Melihat Jogja pada malam hari sedikit berbeda dengan siang hari. Kental dengan suasana romantis, pengalaman liburan ke Jogja akan semakin apakah kamu siap untuk mengeksplorasi keindahan Jogja pada malam hari? Jangan lupa, pesan akomodasi penginapan hanya melalui Traveloka Holiday & Penginapan Terbaik di YogjakartaTemukan lebih banyak pilihan kamar di Jogja dengan penawaran harga terbaik di Traveloka Tempat wisata di dalam kota Jogja ada banyak. Tempat untuk menikmati waktu malam hari dengan meriah disediakan di Alun-Alun Kidul Jogja. Sesuai dengan namanya ini bukan satu-satunya alun-alun di area tersebut. Terdapat alun-alun lain yang dikenal dengan sebutan Alun-Alun Lor yang terletak di sebelah udara karena arti lor adalah Utara. Alun-alun ini terletak di daerah Selatan karena arti kidul adalah Selatan. Tempat ini merupakan sebuah peninggalan dari kejayaan Kerajaan Kasultanan Keraton Yogyakarta yang saat ini masih berfungsi untuk acara-acara tertentu. Di waktu kosong area ini boleh dipergunakan rakyat setempat untuk mencari nafkah dengan membuat tempat wisata. Tempat ini bisa menjadi alternatif untuk orang yang ingin bersantai di tengah keramaian selain dari di Malioboro. Orang setempat terkadang menyingkat nama tempat ini menjadi Alkid’ untuk memudahkan pengucapan dan mempercepat penjelasan. Dalam penjelalasan fungsi dari alun-alun ini dalam masyarakat keraton dikatakan bahwa Alun-Alun yang berada di sekitar kawasan keraton ini memiliki makna yang berbeda. Pada zaman dulu, Alun-Alun Utara akan diselenggarakan berbagai kegiatan untuk masyarakat dan keperluan kegiatan kerajaan. Alun-Alun Selatan merupakan tempat peristirahatan para dewa sehingga tempat ini cocok untuk digunakan sebagai tempat merenung atau menenangkan hati. Kedua sifat dari alun-alun ini merupakan bagian dari kepercayaan kejawen. Pada masa Kasultanan Yogyakarta alun-alun ini sering dijadikan sebagai tempat latihan untuk para prajurit kerajaan seperti berkuda, memanah dan berbagai jenis latihan yang berguna untuk peperangan. Para prajurit juga dilatih untuk berkonsentrasi dengan melewati bagian tengah pohon beringin tersebut dengan mata tertutup. Menurut keyakinan pada masa itu orang yang berhasil melalui pohon beringin Alun-Alun Kidul Jogja dengan mata tertutup akan dikabulkan segala keinginannya. Ritual unik ini disebut dengan Laku Masangin yang sudah sangat sering dicoba oleh semua kalangan masyarakat dan wisatawan di daerah tersebut. Beberapa Kegiatan di Alkid Alun-alun yang sering disingkat dengan sebutan Alkid ini merupakan sebuah tempat rekreasi yang dibuat sedemikian rupa sehingga masyarakat dapat beraktifitas dengan baik di tempat ini dan menikmati waktu mereka. Masyarakat menyediakan beberapa hal yang bisa dinikmati di tempat ini misalnya Penyewaan sepeda tandem Penyewaan odong-odong Wisata kuliner Tempat nongkrong atau angkringan Menikmati kopi Mengikuti kegiatan olah raga yang biasa dilakukan di tempat tersebut Kelima fitur ini merupakan hal yang saat ini ada di ALkid dan mudah untuk ditemui. Masing-masingnya akan memiliki harga yang berbeda. Misalnya untuk sepeda atau odong-odong akan dibutuhkan uang sebesar 25 sampai 70 ribu rupiah. Untuk beberapa orang kegiatan mengayuh sepeda atau odong-odong mungkin akan menjadi sebuah kegiatan menarik yang dapat dinikmati dalam suasana yang menyenangkan. Kendaraan sederhana ini juga telah dihiasi dengan berbagai lampu dan hiasan lain yang membuatnya menjadi lebih menarik. Sejumlah makanan khas Jogja jug tersedia di sini. Ada makanan yang disebut wedang ronde atau bakmi dan berbagai jenis makanan lain, baik yang umum ditemukan di tempat lain ataupun yang hanya ada di daerah Jogja. Lokasi Alun-Alun Kidul di Yogyakarta Posisi tempat ini ada di Patehan, tepatnya di daerah keraton kota Yogyakarta. Lokaisnya sangat dekat dan mudah dicapai dari berbagai arah karena keraton memang salah satu tempat yang paling mudah diakses di Daerah Istimewa Yogyakarta ini. Jaraknya yang dekat dari pusat kota memungkinkan jarak tempuh hanya 5 menit dan bahkan ada banyak paket wisata jogja yang menjadikan tempat ini sebgai bagian dari wisata tour keraton yang biasanya disesuaikan dengan waktu ramai Alkid. Karena berada di dalam kota maka jalan dan rute yang ditempuh untuk menuju tempat ini juga umum dilalui. Berjalan menuju tempat ini tidak akan lama selama anda bergerak menyusuri Jalan Pangurakan ke arah Selatan kemudian ke arah Timur untuk menuju Jalan Alun-Alun Utara. Susuri terus jalan ini sampai menemukan Jalan Ibur Ruswo kemudian berbelok ke Selatan di perempatan memasuki Jalan Wijian lanjutkan perjalanan sampai memasuki Jalan Panembahan Mangkurat kemudian belok lagi ke Barat untuk melalui Jalan Langenastran Lor. Anda tinggal belok ke selatan di pertigaan untuk menemukan temapt wisata ini. Sebaiknya untuk menemukan tempat ini tidak menggunakan map, anda hanya perlu mengingat arahnya karena di daerah ini ada banyak jalan satu arah dan jalan yang dilalui cukup pendek hingga berganti nama jalan. Anda juga bisa menggunakan panduan orang yang mengetahui jalan menuju tempat tersebut karena destinasi ini sangat populer di kalangan masyarakat Jogja sendiri. Daerah wisata ini merupakan ruang publik yang bisa diakses siapapun. Tidak ada harga khusus untuk tiket ketika memasuki tempat ini. Panorama dan suasana Alkid akan dapat dinikmati secara langsung baik dengan menikmati kopi ataupun makanan yang sudah banyak dijual di area ini dari siang hari. Bagi yang membawa kendaraan pribadi harus tepat membayar parkir. Ini adalah satu-satunya biaya yang akan dikeluarkan selain dari pengeluaran untuk membeli makanan atau membayar fasilitas yang ada di area Alun-Alun Kidul Jogja ini. Tarif yang dikenakan standar dimana mobil akan dikenakan biaya 5000 rupiah dan motor 2000 rupiah. Post navigation LokasiJam Buka Harga Tiket Masuk Rekomendasi Wisata TipsCara Akses dari Pusat Kota JogjaPertanyaan Wisatawan Seputar Alun Alun KidulApakah ada panduan wisata di Alkid Jogja?Apakah ada batasan umur untuk masuk ke Alkid Jogja?Apakah Alkid Jogja dapat diakses oleh orang dengan kebutuhan khusus?Gallery Foto Alkid YogyakartaKesimpulan Alun-alun Kidul Yogyakarta, juga dikenal sebagai "Alkid" oleh penduduk setempat, adalah salah satu tempat wisata terkenal di Yogyakarta. Terletak dekat dengan pusat kota, alun-alun ini menawarkan pemandangan yang indah dan nuansa kebudayaan yang khas. Dengan pepohonan yang rindang dan hiasan lampu yang indah, alun-alun ini menjadi tempat yang populer bagi wisatawan yang ingin merasakan kehidupan malam di Yogyakarta Berikut adalah ulasan mengenai tempat wisata ini LokasiJam BukaHarga Tiket MasukRekomendasi WisataTipsAlun Alun Kidul Jogja terletak di pusat kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Alun-Alun Selatan, Patehan, Kecamatan Keraton, Yogyakarta. Tempat wisata ini terletak di sebelah selatan Keraton Yogyakarta dan dekat dengan Pasar Akses dari Pusat Kota Jogja Untuk mencapai Alun Alun Kidul Jogja, wisatawan dapat menggunakan berbagai jenis transportasi, seperti angkutan umum, ojek, atau taksi. Jika menggunakan angkutan umum, dan titik Anda berangkat adalah pusat kota di Malioboro, wisatawan dapat naik TransJogja dengan rute 1A, 2A, 3A, 10 dan turun di halte depan Benteng Vredeburg. Dari sana, Alun Alun Kidul Jogja dapat dijangkau dengan berjalan kaki, menggunakan becak, taksi online, atau ojek online. Alun Alun Kidul Jogja buka 24jam setiap hariTidak ada tiket masuk di Alun-alun Kidul Jogja. Anda tinggal datang saja untuk menikmati aktivitas di sana. Akan tetapi, Anda perlu membayar untuk mencoba sepeda wisata atau odong-odong atau sekedar membeli kudapan dan jajanan yang banyak dijual di sekitar Alun-alun Kidul. Ada banyak aktivitas menarik yang dapat dilakukan di Alun Alun Kidul Jogja. Beberapa di antaranya adalah masangin melewati beringin kembar yang ada di Alun-alun Kidul, bermain kembang api, bersepeda, naik odong-odong, bermain sepatu roda, atau menikmati jajanan kaki lima yang dijual di sekitar menikmati liburan yang menyenangkan di Alun Alun Kidul Jogja, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan. Jangan membuang sampah sembarangan. Jangan memasuki area yang dilarang atau berbahaya, seperti area yang dipasangi pagar atau tanda peringatan. Patuhi aturan dan petunjuk yang ada di tempat wisata. Jangan membawa barang berharga atau uang tunai dalam jumlah besar ke tempat wisata. Selalu waspada terhadap orang yang mencurigakan di sekitar tempat wisata. Bagi wisatawan yang ingin mencoba aktivitas bersepeda, Alun Alun Kidul Jogja menyediakan sepeda yang dapat disewa dengan harga terjangkau. Namun, sebaiknya memperhatikan keselamatan saat bersepeda dan menghindari area yang berbahaya. Untuk berkunjung ke Alun-Alun Kidul Jogja, sebaiknya wisatawan membawa perlengkapan yang nyaman seperti alas kaki yang sesuai untuk aktivitas di luar ruangan topi atau payung untuk melindungi dari sinar matahari jika Anda mengunjungi Alun-alun Kidul di siang hari kamera atau smartphone untuk mengabadikan momen indah di Alun-alun Kidul Uang tunai dengan nominal kecil dan besar dalam jumlah yang cukup untuk memudahkan transaksi seperti membayar makanan, sepeda wisata Pertanyaan Wisatawan Seputar Alun Alun Kidul Apakah ada panduan wisata di Alkid Jogja? Tidak ada panduan wisata resmi yang disediakan di Alkid Jogja, namun pengunjung dapat mengikuti tur yang disediakan oleh pemandu wisata yang ada di sekitar area tersebut. Apakah ada batasan umur untuk masuk ke Alkid Jogja? Tidak ada batasan umur untuk masuk ke Alkid Jogja. Namun, bagi pengunjung yang membawa anak-anak di bawah umur diharapkan untuk selalu mengawasi anak-anak mereka. Apakah Alkid Jogja dapat diakses oleh orang dengan kebutuhan khusus? Ya, Alkid Jogja dapat diakses oleh orang dengan kebutuhan khusus. Namun, beberapa area mungkin tidak dapat diakses karena akses yang terbatas. Gallery Foto Alkid Yogyakarta Masangin dan suasana Alun Alun Kidul Yogyakarta via visitjogjacom Alun Alun Kidul dan dua pohon beringin kembar viatripjogja Alun-alun Kidul Yogyakarta, biasa disebut sebagai "Alkid". suasana alun alun kidul yogyakarta dengan sepeda hias yang cantik viamaioloocom Kesimpulan Kesimpulannya, Alun Alun Kidul Jogja adalah tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi saat berlibur di Yogyakarta apalagi pada malam hari. Selain lokasinya yang strategis, harga tiket masuk yang terjangkau dan berbagai aktivitas menarik yang dapat dilakukan membuat Alun Alun Kidul Jogja menjadi pilihan yang tepat untuk berlibur bersama keluarga atau sahabat. Bagi wisatawan yang mencari paket wisata jogja yang murah dan berkualitas, cek penawaran dari tripjogja untuk mendapatkan penawaran terbaik.

alun alun kidul jogja malam hari